Lukman Nur Hakim

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya

INILAH AKU YANG MUNAFIK

INILAH AKU YANG TERMASUK MUNAFIK
Oleh : Lukman Nur Hakim

Inilah aku yang termasuk munafik
Bila mulutku berkata tidak sama dengan kata hatiku.
Ucapanku tidak sesuai dengan perbuatanku.
Kepercayaan dan janji-janji telah aku hianati.
Dusta menjadi keseharianku.

Aku termasuk munafik
Bila sholatku semangat ketika dilihat orang banyak, dan biasa saja ketika sholatku dalam kesendirian.

Aku termasuk munafik
Bila kata hatiku beda dengan apa yang dikeluarkan oleh mulutku.
Mengatakan ya, ketika menjadi saksi padahal hatinya menolak.
Sehingga ketika sendirian
Kemunafikanku nampak terlihat semaki jelas didepan mataku

Aku termasuk munafik
Bila aku didepan atasan kelihatan sedang bekeja
Namun ketika tidak ada atasan tidak mau bekerja.
Sehingga akupun sangat susah membedakan antara perkataan dengan perbuatanku yang sudah ada.
Karena dalam diriku yang paling berat adalah menyamakan perkataan dan perbuatanku dalam sendirian.

Aku termasuk munafik
Ketika ucapanku didepan kyaiku berbeda dengan ketika berada dibelakang beliau.
Aku tidak senang terhadap yang dimiliki orang lain.
Tidak suka pada orang yang menyamai apa yang aku miliki.

Aku termasuk munafik
Bila aku melihat orang mendapat musibah
Aku merasa senang dan bahagia.
Aku suka bangga dipuji oleh orang lain, yang sebenarnya tidak pernah aku miliki dan aku lakukan.

Inilah aku yang termasuk munafik
Mengiyakan kata-kata hebat dari orang lain, padahal diriku sebenarnya tidak hebat.
Aku kagumi perkataan orang lain pada diriku, padahal semuanya tidak sesuai dengan kenyataannya.

Aku termasuk munafik
Bila aku mengangguk-ngangguk didepan orang, kemudian berbeda dibelakangnya.
Tunduk ketika menghadap pimpinan kerja dan menggrutu ketika keluar dari ruang pimpinan.
Memuji sang Ratu
kemudian di belakang mencacinya.

Aku termasuk munafik
Bila aku membicarakan kejelakan seseorang ketika tidak ada orangnya.
Namun ketika ada orangnya, tidak berani berbicara apapun.

Kalau sesuatu dibicarakan menyakiti orang lain,
maka janganlah dibicarakan.
Bila ingin mengetahui kemunafikan pada diri sendiri,
berusahalah berbuat jujur dan berkata benar.
Jagalah hati
jangan sampai kemunafikan memenuhi hati sehingga keimanan sulit masuk didalamnya.
Peliharalah hati dengan dipenuhi keimanan, sehingga akan tertutup pintu kemunafikan.

Masjid Agung Brebes,
Rebo pungkasan, Jam 16.00
7 Nopember 2018

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bentuk introspeksi diri, luar biasa bisa menggali segala kekurangan untuk menjadi lebih baik, barokallah bapak semoga sehat dan sukses.

08 Nov
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali